Indonesia dikemiliterannya lekat dengan istilah-istilah perwayangan. Dari sekian banyak, ada satu kata yang masih dipakai hingga kini. Terbaru, nama Nanggala dipakai untuk tim yang sedang memukul kekuatan KKB di Papua. 

Nanggala adalah nama sebuah pusaka nan ampuh yang berbentuk tombak bergagang pendek. Pusaka ini jika ditancapkan ke bumi, maka terjadi gempa. Dalam kitab Mahabharata, pusaka nan ampuh ini adalah kepemilikan Prabu Baladewa dari kerajaan Mandura. Barangkali dengan penggambaran akan kedigdayaan dan keampuhannya, maka nama Nanggala dipilih oleh militer Indonesia.

Nama Nanggala muncul ke publik, dan banyak tulisan yang mengangkatnya ketika adanya operasi intelejen bersenjata dengan  nama Tim Nanggala di Timor Portugis. Dibawah Yogi S. Memed, Tim Nanggala dikirim untuk misi tertentu, walaupun sebelumnya sudah masuk penyusup dari Kopasanda "dibawah asuhan" L.B. Moerdani, dan dilapangan oleh Dading KAlbuadi. Awalnya Tim yang terdiri dari kelompok kecil masuk tanpa senjata standar perang, namun sebagai sipil untuk mempelajari kekuatan militer yang ada di dalamnya. Salah satu yang legendaris adalah Kapten Manix alias Sutiyoso. Dengan nama Operasi Flamboyan, anggota Kopasanda (Kopassus) mencari titik-titik kekuatan dan kelemahan musuh dan mereka dinamakan sebagai "Blue Jeans Soldier".  

Nanggala kemudian menjadi nama yang legend bagi perang-perang yang dilakukan Kopassus atau militer Indonesia dulu hingga kini, atau bahkan ke depannya....