Karadzic, Milosevic, dan Yugoslavia


Judul di atas mencerminkan sebuah kisah diawal periode 1990-an yang begitu berdarah-darah. Untuk nama yang pertama, Karadzic, terbilang luar biasa. Jika di Indonesia ada Masiku dan Eddy Tanzil yang hilang dalam pelariannya, di Serbia ada Karadzic. Setelah  bertahan selama 12 tahun dalam pelariannya, akhirnya dapat diringkus oleh pasukan polisi Serbia ketika sedang berada di atas bis. 

Selama 12 tahun, pemimpin republik Sprska bebas langgeng di Serbia sebagai burunan penjahat perang dan genosida dengan menyamar sebagai dokter, lebih tepatnya sebagai ahli pegobatan alternatif. Hidup bebas diantara masyarakat dengan janggut yang lebat dan kaca mata besarnya, menulis, dan sebagai pembicara di seminar-seminar. Ditengarai, penyamarannya yang begitu rapi ini "dilindungi" oleh mafia, dan orang-orang yang masih setia dengannya di dalam pemerintah, tepatnya di badan intelejen negaranya.

Karadziq setelah Bosnia memerdekakan dirinya dari Yugoslavia, etnis Bosnia-Serbia membuat republik tandingan dan segera perang bergelora. Dibawah Karadziq apa yang disebut "tentara rakyat Serbia-Bosnia" mengepung Sarajevo dan Srebenica. Tentunya, negara Serbia juga Yogoslavia mendukung aksi Karadzic dalam hal ini ialah Milosevic sang rekan. Di tahun 2008, penyamaran terbongkar. Mengikuti rekannya ke Belanda, di tahun 2016 mendapat ganjaran hukuman 40 tahun penjara. Kedua orang ini, dikenal dunia Barat sebagai yang bertanggung jawab tragedi Bosnia bersimbah darah, sebuah genosida paska Yugoslavia runtuh. 

Terkait Yuslavia runtuh, silahkan disimak video dibawah ini. Jika ingin mengetahui siapa Slobodan Milosevic silahkan klik link ini.



Posting Komentar

0 Komentar