#26 – Erdogen


Oleh

Sucipto Ardi


Khilafah atau kemaharajaan berdasarkan syariat Islam terakhir ada dimuka bumi di tahun 1924. Khilafah terakhir ini disebut oleh orang Eropa sebagai “The Sick Man”, sebuah penggambaran Turki Ustmani (Ottoman) dalam kondisi terpuruk secara militer, ekonomi, juga politik. Pemerintahan dengan nafas syariat Islam dicap mengalami kegagalan, embel-embel nuansa keagamaan menjadibiang keladinya. Situasi inilah yang membawa Kemal Pasya menghentikan laju khilaf, dan menggantikannya dengan sistem republik sekuler yang nasionalis.

Tokoh nasionalis yang disebut sebagai Bapak Turki Moderen itu, kemudian menyulap negara yang berabad-abad dipengaruhi oleh Islam menjadi negara yang menyerupai negara-negara di Eropa. Islam sebagai agama mayoritas di Turki diperlakukan tidak lebih terhormat dengan agama yang lain. Pelucutan atribusi keislaman menjadi pemandangan di Turki hingga di awal abad millennium ini. Setelah menjadi wali kota Istanbul di akhir abad ke 20, tepatnyaa di tahun 2003, muncullah presiden yang membawa rasa baru setelah puluhan tahun Turki hidup kebarat-baratan.Beliau adalah Recep Tayyip Erdogen.

Selasa satu dasawarsa sebagai perdana menteri, di tahun 2014 posisi Erdogen tetap di strata atas, yakni menjabat sebagai presiden Turki. Masa jabatannya, kekuatan militer diploroti kekuasaannya hingga militer Turki seperti militer di Timur Tengah yang gemar berpolitik dengan kekuasaan yang luas, secara keseluruhan tunduk terhadap supremasi sipil. Walaupun tindakannya disinyalir sebagai usaha agar di terima organisdasi di Uni Eropa, Erdogen juga menyedikan porsi perempuan di parlemen, da berbagai akses kemudahan bagi kaum hawa yang selama ini tidak didapatkannya.

Selain itu, kedekatannya di rakyat strata terbawah berdampak terhadap dukungan kuat terhadap dirinya. Seperti juga Saddam Husein, Erdogen begitu dicintai dan dielu-elukan rakyatnya. Erdogen selalu di do’akan oleh rakyat dengan status dibawah garis kemiskinan sebagai “pelindung Turki”. Nilai-nilai Islam dalam kehidupan sosial dan politik yang selama ini tergerus dengan pola sekuler, dibawah dirinya, nuansa islami dihiduokan kembali dan kini benar-benar bergelora di negara yang mengadopsi budaya Timur Tengah juga Eropa. 

Tidak hanya sampai disini, totalitas terhadap yang kekurangan dan butuh bantuan dilakoni tanpa batas. Kekuatan militer, ekonomi, dan politik menjadikan Turki dibawah Erdogen sebagai negara besar yangbermartabat. Julukan The Sick Man untuk Turki sudah tak belaku lagi, kini Turki seakan menjadi penolong negara yang cukup lama menunggu pertolongan dari PBB. Lihat saja bagaimana Turki membagikan bantuan dengan Kapal Induknya di wilayah konflik bersimbah darah di Rohingya. Belum lagi bagaimana Erdogen berdebat keras dengan PM Simon Peres di forum dunia dengan gagah beraninya. Erdogen dianggap oleh muslim dunia sebagai pelindung mereka, penolong mereka, dan dengan sendirinya fenomena menjadi “Pemimpin Dunia Islam” yang sejak tahun 50-an muncul ke publik begitu melekat pada sosok presiden yang lahir tanggal 26 Februari di tahun 1954.

Keunggulannya kini bukanlah hasil karbitan yang dibangun oleh media, akan tetapi memang sudah diretasnya sejak awal ketika di sekolah. Teman-teman sekolahnya begitu mengenal Erdogen sebagai seorang orator yang selalu berapi-api ketika membicarakan politik Islam di kelas. Tidak butuh matangnya umur, Erdogen menceburkan dirinya diorganisasi-organisasi yang nuansa Islamnya kuat, bahkan lebih jauh lagi bergabung dengan partai politik. Karirnya yang gemilang kini, meruoakan hasil karya panjang hidupnya sejak dulu. Selama 18 tahun menjadi pemimpin Turki sebagai Perdana Menteri dan Presiden, bukan hanya menggerus sekuler di dalam negerinya, namun juga menjadi pembela kaum muslimin terdepan dan terberani di dunia.

Demikianlah.




Sumber

https://voi.id/memori/35819/26-februari-dalam-sejarah-pemimpin-turki-pengikis-sekularisme-erdogan-dilahirkan#:~:text=26%20Februari%20dalam%20Sejarah%3A%20Pemimpin%20Turki%20Pengikis%20Sekularisme%2C%20Erdogan%20Dilahirkan,-26%20Feb%202021&text=Bagikan%3A,tumbuh%20menjadi%20politikus%20Turki%20ternama.

https://id.wikipedia.org/wiki/Recep_Tayyip_Erdo%C4%9Fan


Posting Komentar

5 Komentar

  1. Tulisannya sangat menginspirasi! Saya jadi lebih tahu tentang pemimpin Turki yang begitu gagah berani yang berhasil membawa kembali nilai-nilai islam yang sempat tergerus di negara Turki.

    BalasHapus
  2. Erdogan menjadi tokoh Turki yang pemberi,,selalu mengedepankn Islam ditengah perkembangan modern pada peradaban timur tengah,eropa

    BalasHapus
  3. Erdogan ini seperti pahlawan bagi umat Islam di Turki. Dengan kepintaran dan kebijaksanaannya berhasil membuat peradaban Islam di Turki semakin baik. Sangat menambah ilmu pengetahuan.

    BalasHapus
  4. Pembahasan kali ini sangat bagus, menarik dan juga menginspirasi. Yang dapat saya ambil dari pembahasan ini yaitu tentang erdogen yang dimana salah satu tokoh pemimpin di turki yang membawa islam ditengah perkembangan modern pada peradaban di eropa.

    BalasHapus
  5. Kehidupan sekuler yg memisahkan agama dari kehidupan sangat berbahaya,, untungnya erdogan datang untuk menggerus sekuler dan mengembalikan prinsip2 islam

    BalasHapus

Silahkan berkomentar, mari bangun argumen bukan sentimen