Kamis, 14 Januari 2021, tantangan #kamismenulis kali ini berbeda. Anggota komunitas Lagerunal yang ikut serta diwajibkan untuk mendaftar terlebih dahulu sebelum diundi. Pengundian ini dilakukan untuk memperoleh rekan satu kelompok yang bersifat random.

Tantangan yang diarsiteki Masmo (bapak Sudomo) mendapat antusias yang bagus. Komunitas yang baru berjalan 2 bulanan ini terasa begitu dinamis. Raut wajah kegembiraan yang terpancarkan dalam kata di WA grup, cukup menjadi bukti bahwa keinginan untuk menulis ini terasa terus menghangat. Diantara anggota berseloroh bahwa bisa jadi semangat ini karena kumunitas tergolong baru. Saya lebih memilih untuk menikmatinya. Keakraban anggota komunitas yang dalam dunia nyata tak pernah bersua membuat unik keberadaan dan semoga keberlanjuta komunitas ini.

Keakraban kemudian semakin dipupuk dengan rekayasa Masmo ini. Komentar beberapa rekan menanggapi setelah pembagian kelompok serasa segar. Celoteh seperti "ayo, PDKT", "aku Jomblo", "pasanganku dimana?" hiasi Kamis malam tadi. Cuit-cuit ini sebenarnya adalah pintu awal bagi anggota untuk saling mengenal sedikit lebih jauh anggota lainnya. Dimalam Kamis ini pula, saya kemudian berkomunikasi dengan Ibu yang ada di Sumatra karena beliau setelah diundi menjadi satu dalam kelompok, ya kita berdua, berpasangan untuk saling menulis profil satu sama lain. Saya menulis profil Ibu lalu dipasang di blog saya, dan Ibu menulis profil saya diblog ibu. Begitulah ringkasnya tantangan Kamis yang mulai mendung sejak pagi ini.

Ibu yang menjadi rekan kelompok ini ternyata sudah selesai menulis malam tadi juga tentang profil saya. Untuk profil ibu besok (hari ini) karena malam tadi ada tulisan yang harus saya tunaikan. setelah sarapan, dan memastikan kesiapan semuanya, akhirnya saya memulainya....



Profil Susiarpa, S.Pd.

"Bu Uci, Mak Butet" teriak rekannya di sekolah ketika memanggi Susiarpa. Demikianlah sebutan Ibu 1 anak ini yang mendidik anak bangsa di SMPIT Iqra Kota Bengkulu. Guru yang mengaku aktif menulis di blog sejak bergabung dnegan kelas menulis yang diasuh Omjay dan PGRI pada Oktober 2020, telah menerbitkan buku. Sebuah prestasi yang membanggakan, terlebih 1 buku solo dan 5 tulisannya dalam buku ontologi semuanya terbit dalam 3 bulan. Semangat menulis dan keberanian yang membuat banyak orang angkat topi.

Buku-buku tersebut adalah
Buku solo " Menulis Semudah Berkata", dan 
5 buku antologi:

1. Jejak digital motivator 
2. Mendadak PJJ jilid 2
3. Sejuta kisah untuk Ibu
4. Sebuah harapan Cinta
5. Patidusa pujangga wiyata

Soal kemampuannya menulis buku, beliau berbagi kiat suksesnya. Menurutnya kiat kiat sukses menerbitkan buku adalah jangan takut menulis, tulislah hal paling terdekat dengan hidup kita, benda disekitar kita, pengalaman hidup kita, perasaan kita, kehidupan sosial disekitar kita dll. Kita juga dimudahkan dengan banyaknya penerbit indie saat ini. Ikatlah ilmu dengan tulisan dan bagikan sebagai amal jariah yang kita wariskan.

Ibu yang menuntaskan pendidikannya dari SD hingga S1 di Bengkulu ini, ingin menjadi guru sedari awal dengan memilih jurusan pendidikan. Menjadi guru  adalah profesi mulia, mewariskan ilmu yang bermanfaat semoga jadi amal jariyah, berasa selalu muda karena berteman dengan siswa yang masih muda. Banyak tantangan setiap tahunnya karena setiap siswa berbeda masalah yang kita temui. Inilah yang memotivasi Ibu yang selalu bersyukur dan bangga masih mampu mengurus orang tuanya yang sudah sepuh. Motivasi menjadi guru dan menjadi anak rasanya memiliki frekuensi yang sama: "mencari ladang amal". Beliau menampilkan foto seorang Ibu berkusi roda dan menulis: "Ibu yang setiap pagi dan sore saya mandikan. Alhamdulillah". Mulia.

Keikutsertaannya dalam Lagerunal, sebuah komunitas menulis di blog yang banyak diisi guru, juga umum, mahasiswa, dan siswa ini, bukanlah tanpa memiliki harapan. Susiarpa berharap agar Lagerunal ke masa-masa berikutnya: "semua saling membantu untuk membuat karya tulisan yang lebih baik". Ibu yang juga meemperoleh pencapaian/prestasi menjadi fasilitator Guru Inti Tahun 2019, memiliki blog yang dapat dinikmati karya-karyanya. Silahkan mampir: di blog Susiarpa.