Tidak menyangka kalau saat PJJ–BDR sejak Maret-Nopember 2020, pihak sekolah ternyata memperhatikan guru-gurunya. Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2020 ini, diberikanlah penghargaan kepada guru-guru yang dianggap “memiliki kelebihan” dibandingkan lainnya. Penghargaan ini bertajuk “Guru Inovatif dalam Pembuatan Media Pembelajaran selama BDR (Belajar dari Rumah)”

Senin tanggal 7 Desember 2020 seharusnya menghadiri acara penyerahan penghargaan sebagai guru inovatif tersebut. Manusia berencana, Allah yang menentukan. Saya memilih balik arah karena sudah telat, saya merasa malu. Itu semua sudah saya konfirmasi ke kepala sekolah. Beliau menjawa pesan saya dengan menulis: “saya hargai usaha bapak”.

Seminggu-an kemudian, saya ke sekolah untuk menyelesaikan beberapa berkas. Kepala sekolah hadir, dan saya tidak menyia-nyiakan kesempatan ini, lalu minta untuk foto penyerahan penghargaan. “Ini untuk portofolio saya bu”, mintaku. Ibu Sugiyanti, sigap menjawab “iya, iya, kita cuma bisa kasih selembar kertas aja Pak Cip”. “Gak papa bu, ini malahan penting, ini kan sertifikat penghargaan” tanggapku. Tak lama berselang, kami foto dengan pose penyerahan.

Beda hari, tidak masalah. Hanya saya saja yang menerima, juga bukan masalah. Selamat Pak Cip !