Kisah Sambungkan Domain Berbayar


Keinginan untuk beli domain sudah ada sejak lama, namun baru 21 Desember 2020 lalu terlaksana. Di sebuah toko online penyedia pembelian hosting dan domain (sebut saja Toko X), saya labuhkan untuk memilih karena informasi marketing di situsnya tergolong perusahaan yang bagus. Berdiri sejak awal tahun 2000-an, banyak partner dan jumlah pemakai jasanya, membuat saya yakin.

Dengan berbekal pantikan dari diskusi dengan nara sumber di komunitas Lagerunal, saya jadi berhasrat merubah blog gratis saya menjadi blog berbayar. Blog saya yang selama ini menggunakan wordpress.com (WP) ingin diubah menjadi “.com” agar terlihat professional, itu salah satu alasan utamanya. Blog yang akan saya domainkan sudah 13 tahun dibangun dengan jumlah kunjungan/hits sebesar 2 juta 40 ribu-an.Saya merasa sudah waktunya diubah menjadi berbayar. Oleh karenanya, terjadilah komunikasi dengan penyedia jasa domain Toko X tersebut. Untuk mengecek apakah blog bisa di domain tinggal dimasukkan namanya lalu pilih domain, jika tidak masalah maka akan keluar harganya. Dari sini saya menangkap bahwa dari WP bisa ke .com dengan membayar 130-an ribu rupiah melalui situsnya. Setelah melunasi dan domain terlihat aktif, saya lanjut diskusi. Para operator teknis dan billing terbilang ramah dalam berinteraksi dengan saya, dan memang seperti itu SOP perusahaan jasa sepertinya. Diberikanlah link/tautan untuk mengaktifkan blog ke domain yang sudah dibeli. Saya coba tidak bisa, coba ke operator lain, ujung-ujungnya diberika link (yang sama). Sampai-sampai saya bilang Tolong, tetap mendapat perlakuan yang sama.

Di operator yang ketiga (kalinya), kalau tidak salah, saya berujar tolong dipandu, saya ngak bisa, ngak yakin benar. Ternyata, dijelaskan bahwa dari WP ke .com (pembelian di luar WP) harus naik dulu ke premium baru bisa di sambung dengan .com disini. Itu berarti mahal, pasalnya beli domain saja di WP itu seharga beli hosting di toko sebelah. Saya merasa kesal, seperti dikibuli, namun saya tidak ikuti perasaan itu. Tetap profesional, tenang. Saya selesaikan obrolan, karena saya nilai tidak mendapatkan solusi. Saya mulai membuat blogspot karena menurut Toko X, bisa disambungkan ke .com. Oleh karena sudah terlanjur kesal, di malam yang sama akhirnya saya ambil keputusan karena sudah 3 hari tanpa hasil: saya ngak bisa pasang .com yang saya beli. Saya bilang bahwa : 1. Jika bisa di refund/dikembalikan uangnya (karena ada jaminan 30 hari uang kembali), dan 2. Dihapus saja karena dengan demikian saya bisa beli .com ditoko sebelah. Ketiga seksi operator mereka, saya kirimkan surat dengan judul/subyek: TOLONG SAYA.

Akhirnya, uang saya 130 ribuan hilang begitu saja. Domain saya didelete dan berstatus canceled. Hari ini masuk hari ke-5 sejak pembelian .com dan ingin berujar, setelah mendapat pelayanan dari toko sebelah, saya harus jujur bahwa Toko X tidak memiliki standar pelayanan yang baik. Tak patah arang walau sudah merugi (karena beli domain tanpa hasil), saya coba tanya-tanya ke toko-toko sebelah. Pertama yang saya tanya ialah niagahoster.co.id., saya bertanya apakah kalau blog WP gratisan beli domain .com harus naik dulu ke premium di WP ?. jawabnya tegas: iya benar, kalau blogspot gratisan. Kemudian berfikir, agar tidak terulang saya memilih untuk tidak membeli .com lagi, karena jika terkendala di saya yang tidak bisa, jadi rugi kembali. Saya coba cari-cari yang murah, dan IDwebhost.com (saya singkat ID) adalah solusinya. Belilah yang produk Indonesia dan enak didengar: "my.id”.

Mantapkan kata hati. Siang order, sorenya bayar, dan malamnya coba sambungkan. Selain alasan di atas, saya memilih ID karena di situs mereka ada slot menarik di pojok kanan atas: KECEWA? LAPORKAN!. Artinya, jika ada kendala seperti yang saya rasakan di Toko X, maka ada tempat khusus untuk dilemparkan. Saya semakin mantab.

Blog blogger (blogspot) yang dibuat beberapa hari lalu adalah tempat baru domain yang saya beli di ID sebesar 17 ribu rupiah dengan perpanjangan tahun depan 11 ribu untuk 1 tahun (belum pajak). Amat berbeda dengan Toko X, di ID saya mendapatkan pelayanan yang memuaskan. Saya merasa nyaman dan senang. Kami mulai diskusi untuk pasang domain pukul 19.12 WIB, dan kofirmasi bahwa sambungan sudah benar adalah pukul 20.14 WIB. Persis 1 jam prosesnya. Saya lakukan sendiri dari link tutorial yang dikirim, jika ada masalah lalu saya lemparkan, kemudian direspon lalu dipandu untuk selesaikannya. Ini solutif, amat berbeda dengan yang sebelumnya. Bisa jadi proses ini amat lama waktunya bagi mereka yang sudah bisa/mampu karena hingga memakan waktu 62 menit, namun bagi saya ini bukan masalah waktu namun ini soal kenyamanan, dan kepuasan.  

Tisya adalah nama yang memandu saya. Saya sempat minta ijin untuk menuliskan kisahnya di blog ini. Entah Tisya adalah nama udara atau bukan, saya merasa dia penting untuk disebut karena ini adalah pengalaman pertama saya. Bisa jadi saya akan promosikan IDwebhost.com ke dalam komunitas saya yang nyaris semua para pemilik blog masih gratisan, dan umumnya pemakai blogspot. Let’s see!.

Sebagai penutup, saya ingin ucapkan banyak terima kasih ID atas pelayanan yang prima ini. Saya merasa puas. Bravo IDwebhost.com.


https://idwebhost.com/aff/20049

Posting Komentar

0 Komentar